ENDE – Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok (Bapok) dan memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur menjalin kerja sama strategis dengan Bank Indonesia untuk menyelenggarakan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPM) Kabupaten Ende. Langkah proaktif ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memitigasi gejolak harga pangan yang berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat.
Program intervensi pasar ini dirancang sebagai bentuk kolaborasi lintas sektoral yang komprehensif. Selain didukung secara penuh oleh Bank Indonesia selaku bank sentral , kegiatan GPM ini juga menggandeng pilar ketahanan pangan nasional lainnya, yakni Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog. Adapun Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende ditunjuk sebagai garda terdepan dan pelaksana teknis utama penyelenggaraan kegiatan di lapangan.
Guna memastikan distribusi pangan murah ini dapat diakses secara merata oleh masyarakat luas, Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPM) Kabupaten Ende akan dilaksanakan secara maraton di tiga titik lokasi strategis yang berbeda. Berikut adalah rincian jadwal dan lokasi pelaksanaannya:
-
Kamis, 12 Maret 2026 : Pelaksanaan hari pertama akan difokuskan di Halaman Stadion Marilonga , yang akan dimulai sejak pukul 08.00 WITA hingga selesai.
-
Jumat, 13 Maret 2026 : GPM akan menyapa warga di Kantor Kecamatan Ende Utara , yang juga akan melayani masyarakat mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.
-
Senin, 16 Maret 2026 : Puncak kegiatan akan diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati Ende , dengan waktu operasional dimulai pada pukul 08.00 WITA hingga selesai.
Pelaksanaan kegiatan GPM ini selaras dengan semangat dan visi pembangunan daerah, yakni “Ende Baru Untuk Semua”. Melalui intervensi ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh komoditas pangan berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran umum. Hal ini tidak hanya berfungsi sebagai bantalan sosial ekonomi bagi warga, tetapi juga menjadi instrumen efektif dalam menekan laju inflasi daerah secara terukur.
Pemerintah daerah mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Ende untuk dapat hadir dan memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya dengan mendatangi lokasi-lokasi GPM sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sinergi berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Ende , Bank Indonesia , Badan Pangan Nasional , dan Bulog melalui fasilitasi Dinas Ketahanan Pangan ini diharapkan dapat mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh serta iklim ekonomi daerah yang semakin kondusif.